Draw lagi, Pelatih Madura United: Saya Pribadi Sangat Kecewa

Foto: Rahmad Darmawan
827
ad

MEMOonline.co.id, Jakarta - Lagi-lagi Madura United FC bermain draw saat melawan PSM Makassar pada pekan kedua BRI Liga 1 musim 2021-2022.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (12/9/2021) malam itu berakhir dengan skor 1-1

Pertandingan memang berjalan ketat sejak menit pertama.

Madura United langsung bermain dengan tempo cepat dan jual beli serangan masih terus terjadi.

Namun akhirnya Ilham Udin Armaiyn membawa PSM Makassar unggul terlebih dahulu pada menit ke-36 memanfaatkan umpan dari Willem Jan Pluim.

Madura United merespons dengan menaikkan tempo permainan. Tensi pertandingan kedua tim semakin tinggi. Akan tetapi, skor 1-0 untuk PSM Makassar bertahan hingga akhir babak pertama.

Usai turun minum, Madura United bermain lebih menekan. Rafael Silva dan Jaja bergantian memberikan ancaman lewat pergerakan mereka.

Sampai akhirnya skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-60 lewat aksi Rafael Silva yang memanfaatkan umpan Kim Jinsung dengan tandukannya ke arah pojok kiri gawang.

Rahmad Darmawan pun menyikapi atas hasil draw yang terjadi.

"Menyikapi hasil draw hari ini, ya memang kalau dilihat dari statistik, penguasaan kemudian juga beberapa peluang yang kita dapat, ya pasti kita kecewa," ungkap Rahmad Darmawan usai pertandingan pada Ahad (12/9/2021) malam.

"Tapi kalau melihat performa para pemain, menurut saya jauh lebih baik dibandingkan pada penampilan pertama disaat kita menghadapi Persikabo, saya harus berterima kasih pada mereka," ucapnya

"Karena mereka dengan jerih payah berusaha untuk terus konsisten dalam permainan. Baik di babak pertama maupun kedua," sambungnya.

Diakuinya, memang ada kelengahan yang terjadi tapi semua masih dalam batas kewajaran.

"Dan tugas saya tentunya untuk terus memperbaiki tim. Saya yakin anak-anak terus berprogres dan bisa menjaga motivasinya seperti pertandingan hari ini," ujarnya.

"Namun sekali lagi hasil ini mengecewakan bagi saya pribadi," tukasnya.

Tentang debut Kim

"Apresiasi dari saya buat Kim yang hari ini memulai debutnya dengan sangat baik. Sebab saya pikir tadinya Kim tidak akan sanggup bermain 90 menit," kata pelatih yang akrab disapa Coach RD ini.

Karena memang dalam tim plan yang dibuat kemarin dirinya sudah menyiapkan pemain pengganti apabila Kim tidak kuat bermain 90 menit mengingat aklimatisasi sangat dibutuhkan oleh Kim terhadap cuaca di Indonesia.

"Tapi tadi Kim langsung blend, malah memberikan satu assist. Buat saya ini surprise. Dan saya berharap Kim terus berkembang dan bisa cepat beradaptasi dengan pemain yang lain. Serta tahu sama tahu tentang chemistry yang dibutuhkan dalam sebuah tim," urainya.

Saya puas. Saya yakin suatu saat Kim adalah pemain yang akan siap sebagai center back. Jadi menurut saya ini debut yang sangat baik dari Kim," tambahnya.

Rahmad pun dengan tegas menolak anggapan bahwa satu poin penentu yang ditorehkan dua pemain barunya disebabkan bursa transfer yang dilakukan sebelumnya-sebelumnya.

"Enggak ada masalah dengan bursa transfer yang kita lakukan sebelumnya. Masalah kita adalah masa persiapan. Persiapan tidak bisa dimanipulasi. Waktu tidak bisa ditipu. Jadi itu yang terjadi," tegasnya.

"Dan saya yakin kita masih membutuhkan pertandingan lagi untuk semakin mematangkan dan menguatkan soliditas tim ini," pungkasnya.

Penulis: Bambang

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep - Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu...

MEMOonline.co.id, Lumajang - Sebanyak 1753 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Laga Madura United FC versus PSIS Semarang yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti Bekasi...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Puluhan pemilik kapal yang tergabung dalam HNPP (Himpunan Nelayan dan Pengusaha Perikanan ) Samodra...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Tawuran sekelompok pemuda tersebut terjadi di Bundaran Gladak Serang Kecamatan Kanigaran Kota...

Komentar